Lirik Lagu Sebujur Bangkai Rhoma Irama

Posted on

Lirik Lagu Sebujur Bangkai Rhoma Irama – Sebuah lagu karya dari H. Rhoma Irama yang populer pada era 90-an ini masih menjadi lagu andalan khususnya dari artis New Palapa. lagu sebujung bangkai ini mengingatkan kita bahwa hidup dinunia tidak selamaya masih ada alam akhirat yang menunggu kita, maka dari itu hidup didunia itu tidak ada artinya apa apa walau emas permata,wajah cantik rupawan,rumah mewah itu semua hanya godaan di dunia.

Rhoma Irama adalah tokoh pertama pencipta lagu dangdut.Beliau sudah terkenal sejak tahun 60-an hingga sekarang ini. Raden Oma Irama yang populer dengan nama Rhoma Irama lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946, Semenjak kecil Rhoma sudah terlihat bakat seninya. Tangisannya terhenti setiap kali ibundanya, Tuti Juariah menyenandungkan lagu-lagu. Masuk kelas nol, ia sudah mulai menyukai lagu. Minatnya pada lagu semakin besar ketika masuk sekolah dasar. Menginjak kelas 2 SD, ia sudah bisa membawakan lagu-lagu Barat dan India dengan baik. Ia suka menyanyikan lagu No Other Love, kesayangan ibunya, dan lagu Mera Bilye Buchariajaya yang dinyanyikan oleh Lata Maagiskar. Selain itu, ia juga menikmati lagu-lagu Timur Tengah yang dinyanyikan Umm Kaltsum.

Bagi anda yang ingin karaoke tetapi belum hafal Lirik Lagu Sebujur Bangkai ini bisa langsung menghafalkan liriknya dibawah ini ya;

Informasi Lagu;

  • Judul: Sebujur Bangkai
  • Pencipta : Rhoma Irama
  • Penyanyi : Rhoma Irama
  • Musisi : Soneta

Lirik Lagu Sebujur Bangkai Rhoma Irama

Badan pun tak berharga sesaat ditinggal nyawa
Anak isteri tercinta tak sudi lagi bersama
Secepatnya jasad dipendam
Secepatnya jasad dipendam
Karena tak lagi dibutuhkan
Diri yang semula dipuja
Kini bangkai tak berguna

Dari kamar yang indah kasur empuk tilam putih
Kini harus berpindah terkubur dalam perut bumi

Kalau selama ini diri berhiaskan
Emas intan permata bermandi cahaya
Tetapi kali ini di dalam kuburan
Gelap pekat mencekam tanpa seorang teman

Terputuslah pergaulan
Terbujurlah sendirian
Diri terbungkus kain kafan

Wajah dan tubuh indah yang dulu dipuja-puja
Kini tiada lagi orang sudi menyentuhnya

Jadi santapan cacing tanah
Jadi santapan cacing tanah
Sampai yang tersisa kerangka
Begitulah suratan badan
Ke bumi dikembalikan

Kebanyakan manusia terlena sehingga lupa
Bahwa maut kan datang menjelang

Ok cukup sampai disini dulu ya, tetap dalam nuansa musik dangdut khususnya yang berjudul Sebujur Bangkai, kita sambung lirik lainnya dipostingan mendatang tetap dalam nuansa musik dangdut,band, campursari,dan yang lainnya, terimakasih

Incoming search terms: